Selasa, 29 Maret 2016
Review Film Batman V Superman
Martha!! Apakah Zack Synder benar-benar gagal dalam membuat cerita pertarungan yang paling ditunggu di dunia perfilman? Batman Vs Superman, film yang paling di tunggu dari dahulu kala karena walau keduanya sudah sering mendapatkan film sendiri, mereka tidak pernah sekalipun bertemu di satu film cinema.
Tapi film yang menjadi pertemuan pertama kali mereka ini justru menjadi bahan lelucon banyak orang dan diberi nilai yang sangat rendah oleh para kritikus film, sebenarnya kami kurang setuju dengan pendapat kritikus yang memberi film ini score 27% di rotten tomato lebih kecil daripada film "A Bronny Tale" film yang mengisahkan penggemar my little pony atau Sharknado yang mengisahkan ikan hiu yang terbang karena tornado, apakah kritikus film saat ini benar-beanr serius memberikan nilai tinggi pada kedua film itu tapi rendah untuk film ini itu wajar?
Batman V Superman mengisahkan konflik antara kedua Superhero yang baru bertemu, dimana Superman melihat Batman sebagai orang yang sangat tidak taat hukum dan senang main hakim sendiri sehingga harus dihentikan, sementara Batman melihat Superman sebagai sosok yang sewaktu-waktu bisa menjadi jahat dan sangat berbahaya.
Tidak ada yang salah dari konsep ceritanya, bisa menjadi sangat menghibur bila di eksekusi secara tepat, namun kesalahan yang dilakukan di film ini adalah usaha tim produksi Batman V Superman yang ingin memunculkan kembali nuansa film Dark Knight Christoper Nolan sampai ke batas terlalu memaksa.
Tidak semua film Superhero bisa dibuat dengan tema yang gelap dan suram, apalagi film ini. Film pertemuan kedua super hero ini harusnya dibuat colorfull seperti Captain America : Civil War, Colorfull bukan berarti tidak bisamemiliki plot yang dalam atau asal hajar saja, lihatlah captain america film itu baik-baik saja dengan konsep colorfull.
Kemudian Fokus utama filmnyapun menjadi masalah, ini film Batman V Superman, fokus pada hal tersebut dan masukan hal lainya di film selanjutnya, sayangnya bukanya fokus terhadap pertarungan kedua super hero malah loncat-loncat tidak terarah kemana-mana seperti ada cameo ada foreshadowing tiba-tiba yang kurang tersusun dengan rapih mengingatkan kami akan Avengers Age of Ultron.
Seandainya saja film ini bisa fokus terhadap Batman Vs Superman building keteganganya dari awal tanpa ada pihak ketiga yang memanipulasi salah satu heronya seperti di film animasi batman dark knight returns, film ini akan menjadi salah satu legenda box office.
Tapi kami tidak setuju dengan para kritiknya yang memberi nilai 27% dari 100%. menurut kami film ini masih sangat bisa dinikmati. Kami pun memberikan Batman V Superman nilai 6/10.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar