Sopan Santun.
Ya, sopan santun. sesuatu yang paling dasar saat berinteraksi dengan sesama manusia lain, sayangnya saat berada di media sosial sebagian besar masyarakat Indonesia seperti jadi orang yang sangat berbeda tidak lagi kenal yang namanya sopan santun.
Seorang ibu muda di facebook bisa memaki-maki orang lain dengan bebas, seorang anak kecil kurang pengasawan bisa melakukan pencemaran nama baik, seorang pelajar bisa menyebarkan fakta bohong hanya karena opini pribadi.
Serusak itu media sosial Indonesia jika kita kaitkan dengan sopan-santun, merasa dibalik komputer dan tidak bertemu langsung. Sayangnya hukum yang mengatur hal tersebut saat ini hanya sering digunakan oleh pejabat dan orang tertentu saja. seakan hukum hanya jadi alat orang-orang tertentu saja.
Pengetahuan
Pengetahuan tentang media sosial di kalangan pengguna di Indonesia pun masih sangat minim, seperti contoh bukan karena kamu menulis sesuatu di facebook itu adalah hal yang benar atau kebenaran, seseorang bsia menulis "Hitler itu sebenarnya perempuan" dengan mencatumkan sumber dan lainya, bukan berarti itu benar, karena kami pun bisa menulis hal konyol lainya, semua orang bisa menulis hal-hal lainya, Sesuatu yang ada di facebook merupakan sesuatu yang ditulis oleh manusia biasa juga, bisa saja salah.
Media sosial juga bukan untuk ajang pembuktian diri bukan tempat untuk seseorang memaksakan opininya pada orang lain atau seseorang yang marah karena opini orang lain. Jika sesuatu berada pada timeline pribadi orang itu, itu mutlak menjadi opini pribadi dan tidak ada orang yang berhak datang ke timeline dia untuk mengganggunya.
Kesimpulan
Sayangnya, bisa disimpulkan pengguna media sosial di Indonesia masih buruk. orang tua yang malas mengontrol kegiatan anaknya di media sosial juga bisa menjadi salah satu faktor yang bisa disalahkan namun para orang dewasa yang berprilaku seperti anak-anak di media sosial itu suatu hal yang lain lagi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar